Assalamu’alaikum
wr.wb
Halo teman-teman... kali
ini mimin ingin share ilmu mengenai ekosistem buatan berupa ladang tumbuhan
kacang tanah nih, sebelumnya mimin bersama teman-teman mimin sudah melakukan
studi lapangan untuk meneliti komponen-komponen apa sajakah yang menyusun ekositem
ladang tumbuhan kacang tanah, simbiosis apa saja yang terjadi di sana, dan
bentuk jaring-jaring makanan yang ada di sana.
Penasaran?
Mari kita ulas!
Ekositem
Ladang Tumbuhan Kacang Tanah
Sebelum membahas lebih jauh mengenai ekosistem ladang tumbuhan kacang tanah,
apakah teman-teman sudah mengetahui apakah arti dari ekosistem itu sendiri?
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi
yang dibentuk dari hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik.
Biotik adalah semua jenis makhluk hidup, sedangkan adalah benda-benda tak
hidup yang berada di lingkungan sekitar makhluk hidup sebagai habitat dari
makhluk hidup.
A. Komponen-komponen
pembentuk ekosistem
Dalam
suatu sistem ekosistem terdapat komponen biotik dan abiotik yang memiliki
fungsi masing-masing. Mereka akan saling berinteraksi dan mempengaruhi satu
sama lain dalam suatu kesatuan dan membentuk keteraturan. Apabila fungsi setiap
komponen tidak terganggu, maka keseimbangan setiap bagian dari ekosistem akan
terjaga.
Ekosistem ladang
Ladang
merupakan ekosistem buatan karena keberadaannya yang dibuat oleh manusia. Pada
artikel kali ini kami akan membahas mengenai ekosistem ladang tumbuhan kacang
tanah. Ekosistem ladang disusun oleh komponen biotik dan abiotik. Berdasarkan
studi lapangan yang telah kami lakukan, komponen biotik yang menyusun ekosistem
ladang yaitu dibagi menjadi 2 besar, yaitu hewan dan tumbuhan. Hewan yang kami
jumpai pada ekositem ladang tumbuhan kacang tanah yaitu, belalang, kupu-kupu,
lebah, keong, burung, kadal, laba-laba, semut, capung dan semut. Sedangkan
untuk tumbuhannya yaitu, tumbuhan kacang tanah, tumbuhan-tumbuhan palawija,
tumbuhan musiman, rumput, dan gulma.
B. Macam-macam
simbiosis yang terdapat pada ekosistem ladang tumbuhan kacang tanah
Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
Sebelum
membahas jenis-jenis simbiosis pada ekosistem kacang tanah, mari kita
ingat-ingat lagi pengertian dari simbiosis itu sendiri!
Simbiosis
adalah semua
jenis interaksi biologis jangka panjang dan dekat antara dua organisme biologis
yang berbeda, baik itu mutualisme, komensalisme, atau parasitisme. Organisme
yang terlibat tersebut, masing-masing disebut simbion, bisa berasal dari
spesies yang sama atau berbeda.
Pada
ekosistem yang kami amati, kami menemukan beberpa jenis simbiosis dan juga
jaring-jaring makanan. Ada 3 jenis simbiosis, yaitu :
1.
Simbiosis mutualisme
Merupakan suatu hubungan
timbal balik antara 2 makhluk hidup yang mana keduanya saling diuntungkan. Pada
ekosistem ladang tumbuhan kacang tanah ditemukan adanya hubungan yang saling
menguntungkan antara bakteri rhizobium dengan akar tanaman kacang tanah. Bakteri
mendapatkan nutrisi dari tumbuhan, begitu pula dengan tumbuhan yang mendapat
keuntungan karena bakteri rhizobium sp dapat mengikat nitrogen bebas yang
kemudian dapat diserap oleh tumbuhan untuk memnuhi kebutuhan nitrogen dalam
hidupnya.
2.
Simbiosis komensalisme
Merupakan suatu hubungan
timbal balik antara 2 makhluk hidup dimana makhluk hidup yang satu merasa
diuntungkan, sedangkan makhluk yang satunya tidak merasa diuntungkan maupun
dirugikan. Contoh yang kami dapat yaitu menempelnya telur keong pada daun
tanaman. Keong mendapat keuntungan karena dapat menempelkan telurnya pada daun
tanaman kacang tanah, sedangan tanaman kacang tanah yang ditempeli telur keong
tidak merasa diuntungkan dan tidak pula dirugikan dengan adanya telur-telur
keong pada daun tanaman. Selain keong yang menempelkan telurnya pada daun,
simbiosis komensalisme yang lainnya yaitu menggantungnya kepompong (fase
setelah ulat sebelum menjadi kupu-kupu) pada daun tumbuhan kacang tanah.
3.
Simbiosis parasitisme
Yaitu suatu hubungan atau interaksi antara 2 makhluk hidup dimana salah satu makhluk merasa diuntungkan dan makhluk satunya merasa dirugikan dengan adanya makluk yang satunya. Contohya yaitu belalang yang memakan daun tumbuhan kacang tanah, disini yang dirugikan adalah tumbuhannya karena daun mempengaruhi proses fotosintesis, sedangkan belalang mendapatkan nutrisi dari tanaman, sehingga ia dapat bertahan hidup.
Nah, setelah kita mengetahui macam-macam simbiosis pada ekositem ladang, selanjutnya kita akan membahas mengenai rantai makanan dan jaring-jaring makanan yang ada pada ekosistem ladang tumbuhan kacang tanah.
C. Rantai
makanan dan jaring-jaring makanan
Taukah
kalian apa yang dimaksud dengan rantai makanan dan jaring-jaring makanan?
Mungkin
ada dari kalian yang berpikiran bahwa rantai makanan adalah sebuah rantai untuk
mengaitkan makanan yang satu dengan yang lainnya?
Lalu
apakah yang dimaksud dengan jaring-jaring makanan?
Agar
teman-teman tidak penasaran, mari simak pembahasan berikut satu persatu,
1. Pengertian
rantai makanan
Rantai makanan merupakan suatu kondisi dimana makhluk hidup mengalami fase makan dan dimakan yang terjadi dalam sebuah ekosistem atau lingkungan hidup. Dalam rantai makanan terdapat beberapa tingkatan peran dari makhluk hidup.
a.
Produsen
Kedudukan pertama yaitu produsen, produsen adalah
makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri, selain itu mereka juga
berperan memberikan makanan bagi makhluk lainnya.
b.
Konsumen 1(konsumen primer)
Yaitu
makhluk hidup yang memakan langsung produsen, yaitu hewan herbivora(pemakan
tumbuhan)
c.
Konsumen 2(konsumen sekunder)
Yaitu
makluk hidup yang memakan konsumen primer.
d.
Konsumen 3(konsumen tersier)
Yaitu
makhluk hidup yang memakan konsumen sekunder.
e.
Dekomposer/pengurai
Yaitu
organisme yang memakan organisme mati dan produk-produk limbah dari organisme
lain. Pengurai membantu siklus nutrisi kembali ke ekosistem lainnya.
2. Sementara jaring-jaring
makanan adalah rangkaian dari beberapa rantai makanan yang terjadi yang saling
tumpang tindih dan berhubungan dalam suatu ekosistem.
Jaring-jaring
yang ada di ladang tumbuhan kacang tanah dapat kita lihat pada ilustrasi
berikut:
Pada
ilustrasi berikut, dapat kita identifikasi bahwa tumbuhan kacang tanah berperan
sebagai produsen, selanjutnya yang menduduki konsumen 1 ialah belalang dan
laba-laba kecil(kuning), lalu kadal dan burung berperan sebagai konsumen 2, dan
bakteri, jamur, dan cacing tanah berperan sebagai pengurai.
Nah itu dia hasil dari
studi lapangan yang telah kami laksanakan, kalau ada kesalahan kalian boleh
kasih tau mimin melalui kolom komentar yaa..
Kami tunggu kritik dan
saran dari kalian...
Mohon maaf apabila ada
yang kurang berkenan di hati kalian, terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Yukk kenalan sama
temen-temen mimin..
Kelompok 6
Mata kuliah KD IPA
Universitas Muhammadiyah
Purworejo
Nama anggota kelompok:
1. Dwi Ma`sumah (212180135)
2. Sekar Elfira
Putri S (212180137)
3. Rico Narendra
S.P (212180145)
4. Pocut Adinda P (212180149
Tidak ada komentar:
Posting Komentar